MENENTUKAN TINGKAT KETERSEDIAAN PRODUK OPTIMAL

Mengapa tingkat ketersediaan produk menjadi penting dalam rantai pasok..? Ya, semuanya akan kembali pada masalah biaya dan keuntungan. Menyimpan terlalu banyak produk tentu akan memperbesar biaya. Sedangkan apabila tidak memiliki persediaan akan sangat berisiko apabila konsumen memerlukan produk namun tidak tersedia, tentunya konsumen dapat beralih ke produsen lain. Ini berarti akan mengurangi keuntungan yang mungkin didapat perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan tingkat produk yang optimal. Artinya, tidak menimbulkan beban biaya yang terlalu besar sekaligus juga tersedia apabila konsumen memerlukan.

Tingkat ketersediaan produk dapat diukur dengan menggunakan cycle service level atau dengan fill rate, yang berupa metriks dari jumlah kepuasan permintaan pelanggan terhadap ketersediaan produk. Suatu rantai pasok dapat menggunakan ketersediaan produk pada tingkat yang tinggi untuk meningkatkan responsiveness-nya serta untuk menarik konsumen. Namun demikian, ketersediaan produk yang tinggi memerlukan persediaan yang cukup besar dan persediaan yang besar cenderung meningkatkan biaya untuk rantai pasok. Oleh karena itu, suatu rantai pasok perlu untuk mencapai keseimbangan antara tingkat ketersediaan produk dengan biaya persediaan. Tingkat ketersediaan produk yang optimal ini merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan keuntungan.

E-commerce merupakan salah satu cara berbelanja yang memberi banyak kemudahan bagi konsumen. Konsumen dapat dengan mudah mencari alternatif pengganti apabila barang yang diinginkannya kehabisan stock. Lingkungan persaingan semacam ini menekan para penjual melalui web untuk meningkatkan tingkat ketersediaan produknya. Secara bersamaan, persaingan harga menyebabkan turunnya harga pada penjualan melalui web ini. Pada retailer melalui web yang memiliki persediaan berlebihan merasa kesulitan untuk mendapatkan keuntungan. Menetapkan tingkat ketersediaan produk yang optimal merupakan kunci sukses penjualan melalui web.

 

Pengaturan Tingkat Optimal Ketersediaan Produk.

Pengaturan tingkat optimal produk dapat dicapai melalui cara-cara berikut ini:

  1. Kerangka analitik dalam modul ini dapat digunakan untuk meningkatkan keuntungan. Banyak perusahaan mengatur tingkat persediaan tanpa analisis pendukung. Manajer dapat menetapkan nilai signifikan untuk sebuah perusahaan dengan memperkenalkan konsep-konsep yang dibahas dalam modul ini. Konsep yang dikemukakan tidak hanya menentukan pencapaian sebuah perusahaan pada target tingkat optimal ketersediaan produk, tetapi juga membantu mengidentifikasi kunci pengelolaan manajerial  yang mungkin dapat digunakan untuk meningkatkan keuntungan.
  2. Berhati-hati mengatur tingkat ketersediaan. Perusahaan jarang memiliki sebuah target pengaturan ketersediaan produk melalui pertimbangan yang baik. Pada keadaan seperti ini, manajer sebaiknya memberikan perhitungan untuk tingkat ketersediaan produk yang ditargetkan. Seorang manajer dapat menetapkan nilai signifikan dengan mengatur tingkat ketersediaan produk yang ditargetkan untuk memaksimalkan keuntungan.
  3. Biaya yang dikeluarkan hendaknya dipertimbangkan karena berkaitan dengan usaha memaksimalkan keuntungan. Perusahaan sebaiknya menghindari mengeluarkan biaya yang banyak sekali untuk mengevaluasi tingkat optimal ketersediaan produk. Tingkat ketersediaan produk yang optimal dapat menghasilkan suatu keuntungan yang sangat dekat dengan keuntungan optimal. Jadi, hal ini penting jika semua biaya diperhitungkan secara tepat. Biaya yang dikeluarkan pada tingkat yang wajar untuk mencapai tingkat produk yang optimal dapat menghasilkan keuntungan yang optimal pula.
  4. Perhitungkan rentangan untuk biaya kehabisan barang. Usaha perusahaan untuk mengatur tingkat ketersediaan produk sering melupakan biaya kehabisan stok. Biaya ini kurang diperhatikan karena seringkali dampaknya tidak dirasakan secara langsung, misalnya hilangnya kepercayaan pelanggan kepada perusahaan.
  5. Pastikan tingkat ketersediaan produk sesuai dengan strategi. Seorang menajer seharusnya menggunakan tingkat ketersediaan produk yang optimal sesuai dengan analisis strategi perusahaan. Pada beberapa kasus, sebuah perusahaan mungkin merasa sesuai untuk menyediakan level ketersediaan produk yang tinggi bagi produk dengan permintaan rendah yang tidak begitu menguntungkan tetapi diperlukan oleh konsumen yang penting bagi perusahaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan reputasi perusahaan, sesuai dengan strategi yang dipilihnya.
Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Manajemen Rantai Pasokan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s