PENENTUAN LOKASI FASILITAS PRODUKSI DALAM MANAJEMEN OPERASI JASA

LANGKAH PERTAMA ADALAH MENGHITUNG BIAYA TETAP TOTAL SELAMA SATU TAHUN UNTUK KEEMPAT LOKASI ALTERNATIF

BIAYA-BIAYA TETAP

(RIBUAN RP)

A

RP

B

RP

C

RP

D

RP

10 % INVESTASI 460.000 390.000 400.000 480.000
LISTRIK 30.000 26.000 30.000 28.000
AIR 7.000 6.000 7.000 7.000
PAJAK 33.000 28.000 63.000 35.000
TOTAL 530.000 450.000 500.000 550.000

 

 

LANGKAH KEDUA ADALAH MENGHITUNG BIAYA VARIABEL PER UNIT UNTUK KE EMPAT LOKASI ALTERNATIF.

BIAYA-BIAYA VARIABEL

(RIBUAN RP)

A

RP

B

RP

C

RP

D

RP

TENAGA KERJA 0,75 1,10 0,80 0,90
MATERIAL & PERALATAN 0,43 0,60 0,40 0,55
TRANSPORTASI (PER UNIT) 0,02 0,10 0,10 0,05
TOTAL 1,20 1,80 1,30 1,50

 

DATA BIAYA TETAP DAN VARIABEL     TERSEBUT DAPAT DIRUMUSKAN DALAM BENTUK PERSAMAAN BIAYA TOTAL SETIAP LOKASI ALTERNATIF SEBAGAI BERIKUT :

A = RP. 530.000.000,- + RP 1.200,- X

B = RP. 450.000.000,- + RP. 1.800,- X

C = RP. 500.000.000,- + RP. 1.300,- X

D = RP. 550.000.000,- + RP. 1.500,- X

 

5.3. METODA TRANSPORTASI DALAM KEPUTUSAN LOKASI.

-ADALAH SUATU TEKNIK RISET OPERASI YG DAPAT SANGAT MEMBANTU DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN LOKASI PABRIK ATAU GUDANG.

-BEBERAPA ALTERNATIF METODA YAITU :

  1. METODA SUDUT BARAT LAUT (NORTH WEST CORNER / STEPPING STONE).
  2. MODI (MODIFIED DISTRIBUTION METHOD)
  3. VAM (VOGEL’S APPROXIMATION METHOD).

MASALAH-MASALAH METODA TRANSPORTASI SERING HANYA MEMPERTIMBANGKAN BIAYA TRANSPORTASI ATAU PENGANGKUTAN RELATIF, TETAPI BILA PABRIK-PABRIK YANG BERBEDA MENGHASILKAN BIAYA-BIAYA YANG BERBEDA PULA, MAKA DUA BIAYA (BIAYA PABRIK DAN BIAYA TRANSPORTASI) DAPAT DIJUMLAHKAN UNTUK MENDAPATKAN BIAYA PENGIRIMAN RELATIF YANG DIGUNAKAN DALAM ANALISA.

 

           KE                 SURAKARTA    YOGYAKARTA   MAGELANG

DARI

SEMARANG               RP 10,-                RP 15,-                RP 11,-

CILACAP                     RP 8                     RP 12                  RP 14

 

LANGKAH-LANGKAH METODA NORTHWEST CORNER SEBAGAI BERIKUT :

  1. MULAI DARI KOTAK “SUDUT BARAT LAUT’ (X11)
  2. KEMUDIAN, BILA Xij MERUPAKAN KOTAK ALOKASI TERAKHIR MAKA LANGKAH SELANJUTNYA ADALAH MENGALOKASIKAN PADA KOTAK Xi , j+1 BILA i MEMPUNYAI PERSEDIAAN YANG TERSISA ATAU ALOKASI KE Xi + 1 , j BILA j MEMPUNYAI KEBUTUHAN YANG BELUM TERPENUHI DAN SETERUSNYA SAMPAI SEMUA KEBUTUHAN TELAH TERPENUHI.

PROSEDUR EVALUASI SEL ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

  1. MEMILIH SEL (KOTAK) KOSONG UNTUK DIEVALUASI. MENENTUKAN JALUR TERTUTUP (JALUR “MINUS PLUS”) MELALUI PEMINDAHAN SECARA HORIZONTAL DAN VERTIKAL SAMPAI SUATU NILAI.
  2. PEMINDAHAN SEPANJANG JALUR TERSEBUT MULAI DARI SEL KOSONG YANG DIPILIH SECARA HORIZONTAL ATAU VERTIKAL SAMPAI MENCAPAI SEL KOSONG YANG SAMA.
  3. MEMBERI TANDA PLUS (+) & MINUS (- ) UNTUK SETIAP SEL DALAM JALUR, SELALU DIMULAI DENGAN TANDA PLUS UNTUK SEL KOSONG YANG DIEVALUASI.
  4. HITUNG JUMLAH BIAYA TRANSPORTASI PER UNIT UNTUK SEMUA SEL DALAM JALUR DENGAN MEMPERHATIKAN NILAI-NILAI PLUS DAN MINUS.
  5. ULANGI PROSEDUR-PROSEDUR INI SAMPAI SEMUA SEL KOSONG DIEVALUASI DAN MASUKKAN HASIL.
  6. SUATU NILAI POSITIF SETELAH DIEVALUASI SEL MENUNJUKKAN KENAIKAN BIAYA DENGAN ADANYA REALOKASI, SUATU NILAI NEGATIF MENCERMINKAN PENURUNAN BIAYA.

METODA VOGEL’S APPROXIMATION (VAM)

LANGKAH-LANGKAHNYA SEBAGAI BERIKUT

  1. BUATLAH MATRIKS YANG MENUNJUKKAN KEBUTUHAN MASING-MASING TEMPAT TUJUAN, KAPASITAS MASING-MASING SUMBER DAN BIAYA, TRANSPORTASI PER UNIT.
  2. CARILAH PERBEDAAN ATAU SELISIH ANTARA DUA BIAYA TERKECIL YAITU BIAYA TERKECIL PERTAMA DAN BIAYA TERKECIL KEDUA UNTUK SETIAP BARIS DAN KOLOM.
  3. PILIH SELISIH YANG TERBESAR DIANTARA SELISIH-SELISIH YANG TELAH DIHITUNG DALAM LANGKAH (1).
  4. ALOKASIKAN SEJUMLAH MAKSIMUM TANPA MELANGGAR SYARAT-SYARAT KEBUTUHAN DAN KAPASITAS PADA KOLOM ATAU BARIS TERPILIH YANG MEMPUNYAI BIAYA TERENDAH.
  5. KEMUDIAN MELAKUKAN PENGHITUNGAN PERBEDAAN (SELISIH) BIAYA KEDUA UNTUK SETIAP BARIS DAN KOLOM.

Untuk lebih lengkap dengan table, download versi power point di PENENTUAN_LOKASI_FASILITAS_PRODUKSI

 

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Manajemen Operasi Jasa dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s