Komersialisasi, Desain dan Pengembangan Produk

3. NILAI SUATU PRODUK (PRODUCT BY VALUE)

  •  ANALISIS PRODUK BERDASARKAN NILAINYA MENGIDENTIFIKASI KAN PRODUK YANG DIURUT KE BAWAH DIMULAI DARI KONTRIBUSI YANG TERBESAR.

4. MENDEFINISIKAN DAN MENDOKUMENTASIKAN PRODUK

  •  DEFINISI BARANG ATAU JASA SESUAI FUNGSINYA –  PRODUKNYA DIRANCANG (BAGAIMANA PRODUK TERSEBUT MELAKUKAN FUNGSINYA) –  SPESIFIKASI UMUM BARANG YANG DIPRODUKSI –  PENYUSUNAN TATA LETAK (LAY OUT) PERALATAN DAN KUALIFIKASI SDM YANG DIBUTUHKAN.

5. DOKUMEN PRODUKSI

  •  GAMBAR PERAKITAN
  •  DIAGRAM PERAKITAN
  •  LEMBAR RUTE
  •  PERINTAH KERJA
  •  PEMBERITAHUAN PERUBAHAN TEKNIS.

Quality Function Deployment (QFD)

  • Adalah suatu proses menetapkan keinginan pelanggan tentang “ apa yang diinginkan konsumen” dan menterjemahkannya menjadi atribut “bagaimana agar tiap area fungsional dapat memahami dan melaksanakannya.
  •  Alat yang digunakan dalam QFD adalah rumah kualitas (house of quality) yaitu merupakan teknik grafis untuk menjelaskan hubungan antara keinginan konsumen dan produk (barang atau jasa).

Ada enam langkah dasar untuk membuat rumah kualitas yaitu:

  1. Identifikasi keinginan konsumen.
  2. Identifikasi bagaimana produk akan memuaskan keinginan konsumen.
  3. Hubungkan langkah 1 dan 2.
  4. Identifikasi hubungan diantara sejumlah hal dalam perusahaan pada konsep bagaimana pada perusahaan.
  5. Kembangkan tingkatan kepentingan.
  6. Evaluasi produk pesaing.

STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK

  • Proses pengembangan produk yang lebih baik, lebih canggih, lebih berkualitas, lebih murah, dibandingkan dengan produk sebelumnya sebagai akibat perubahan yang begitu cepat dalam bidang teknologi 
  • Pengembangan produk dalam era sekarang ini dituntut untuk menjadi unggulan daya saing

ALASAN MELAKUKAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK

  1. Perubahan selera konsumen
  2. Keinginan untuk menekan biaya (efisiensi)
  3. Keinginan untuk meningkatkan kualitas produk
  4. Kemerosotan kinerja perusahaan (menurunnya omset penjualan dan pasaran kurang berkembang)
  5. Melemahnya bargaining position dalam menghadapi para suplier bahan baku suku cadang dan komponen
  6. Pesaing semakin kuat
  7. Perubahan teknologi
  8. Usia produk semakin pendek

PENDEKATAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK

Ada 4 macam pendekatan yang dapat dilakukan:

  1. Modifikasi bauran produk
  2. Perluasan lini produk
  3. Menambah citra manfaat produk (product complement)
  4. Diversifikasi produk

STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK meliputi:

  • MODIFIKASI BAURAN  yaitu Mengubah bauran produk dalam satu lini, misalnya ada produk sabun, deterjen dan pasta gigi dalam lini toileteries. Lalu produk pasta gigi diganti dengan eau de toilet
  • PERLUASAN LINI yaitu Menambah lini baru misalnya sudah ada lini saus dan lini sirup, kemudian diperluas dengan lini kecap
  • PRODUK KOMPLEMEN yaitu Meningkatkan citra dan manfaat produk, misalnya dengan menerbitkaqn buku resep sehingga manfaat produk bertambah bagi konsumen
  • DIVERSIFIKASI yaitu Menciptakan kelas konsumen lain, misalnya setingkat lebih rendah atau setingkat lebih tinggi

ISU-ISU YANG BERKAITAN DENGAN DESAIN PRODUK

  1. Desain yang tangguh (Robust Design) Adalah sebuah desain yang dapat diproduksi sesuai dengan permintaan walaupun pada kondisi yang tidak memadai pada proses produksi.
  2. Desain Modular (Modular Design) Adalah bagian atau komponen sebuah produk dibagi menjadi komponen yang dengan mudah dapat ditukar atau digantikan.
  3. Computer Aided Design (CAD) Adalah penggunaan sebuah computer secara interaktif untuk mengembangkan dan mendokumentasikan sebuah produk
  4. Computer Aided Manufacturing (CAM) Adalah penggunaan teknologi informasi untuk mengendalikan mesin.
  5. TeknologiVirtual Realitas (Realty Virtual Technology) Adalah bentuk komunikasi secara tampilan dimana gambar menggantikan kenyataan dan biasanya pengguna dapt menanggapi secara interaktif.
  6. Analisis Nilai (Value Analysis) Merupakan kajian dari produk sukses yang dilakukan selama proses produksi.
  7. Desain yang ramah lingkungan (Environtmentally Friendly Design) Merupakan perancanagn produk yang telah memasukkan unsure kepekaan terhadap permasalan lingkungan yang sangat luas pada proses produksi. Cara yang bisa dilakukan antara lain dengan:
    1. Membuat produk yang dapat didaur ulang
    2. Menggunakan bahan baku yang dapt di daur ulang.
    3. Menggunakan komponen yang tidak membahayakan.
    4. Menggunakan komponen yang lebih ringan.
    5. Menggunakan energi yang lebih sedikit.
    6. Menggunakan bahan baku yang lebih sedikit.

DESAIN JASA 

Situasi dan kondisi yang ada selamanya tidak selalu sama, demikian pula yang terjadi dalam dunia bisnis. Sehingga konsep manajemen operasional juga harus beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi pada dunia bisnis yang menghasilkan barang dan jasa. Untuk produk jasa seperti perbankan, keuangan, asuransi, transportasi, komunikasi, kesehatan dan berbagai jasa lainnya pada tahap perancangan mempunyai tantangan tersendiri karena karakteristiknya unik. Salah satu alasan produktifitas jasa susah diperbaiki adalah karena desain produk jasa memasukkan unsur interaksi konsumen

Dalam hal ini konsumen dapat berpartisipasi dalam :

  1. Desain jasa, misalnya dengan spesifikasi desain dapat berupa kontrak atau penjelasan tertulis dengan foto (seperti operasi plastik atau tata rambut).
  2. Pengantaran jasa seperti uji tekanan jantung atau proses melahirkan bayi.
  3. Desain dan pengantaran jasa seperti konseling, pendidikan tinggi, manajemen kauangan pribadi atau menata interior.

Ada berbagai teknik yang dapat diterapkan pada produk jasa untuk mengefisienkan biaya dan meningkatkan produk diantaranya:

  1. Penyelarasan selera (customization) yang ditunda sedapat mungkin.
  2. Modulirize dengan menyediakan paket-paket.
  3.  Automatisasi atau mengurangi interaksi konsumen dengan menggunakan mesin untuk mengganti tenaga manusia.
  4. Moment of Truth adalah saat penting antara penyedia jasa dan konsumen yang berkesan meningkatkan atau menurunkan harapan konsumen.

 

Untuk versi PDF klik DISAIN DAN PENGEMBANGAN PRODUK

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Pengembangan Produk dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s