Konsep Dasar Penyusunan Anggaran

  1. Fungsi dan Macam Anggaran

Fungsi anggaran sebagai alat manajemen yang juga digunakan sebagai dasar fungsi  perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.

Macam-macam anggaran

Anggaran dapat dikelompokkan dalam beberapa sudut pandangaan (M. Nafarin), seperti:

  1. Menurut dasar penyusunan, anggaran terdiri dari: anggaran variabel dan anggaran tetap
  2. Menurut cara penyusunan, anggaran terdiri dari: anggaran periodic dan anggaran kontinu
  3. Menurut jangka waktu, anggaran berupa: anggaran jangka pendek dan jangka panjang
  4. Menurut bidangnya, anggaran berupa anggaran operasional dan anggaran keuangan
  5. Menurut kemampuan menyusun, anggaran berupa anggaran komprehensif dan parsial, dan
  6. Menurut fungsinya, anggaran berupa aproperation budget dan performance budget.

Anggaran sebagai pendekatan sistem!

Anggaran dapat dianggap sebagai system yang memiliki kekhususan tersendiri atau sebagai suatu sub-sistem yang memerlukan hubungan (interface) dengan sub-sistem lain yang ada dalam perusahaan tersebut.Hal ini dapat dianalogikan dengan manusia sebagai makhluk biologis yang berbudaya.

Anggaran juga dapat dianggap sebagai sistem yang otonom karena mempunyai sasaran serta cara-cara kerja tersendiri yang merupakan satu kebulatan dan yang berbeda dengan sasaran serta cara kerja sistem lain yang ada dalam perusahaan, tetapi sekaligus juga dapat dianggap sebagai sub-sistem, yakni bagian dari sistem lain yang lebih besar. Oleh karenanya  anggaran bukanlah satu-satunya alat perencana dan pengendali yang ada yang diperlukan oleh  perusahaan untuk dapat berfungsi secara mantap.

Skema anggaran sebagai sistem:

 

 

INTI SISTEM

Perencanaan     dan     Pengawasan       Keuntungan

 

Pemasaran              Produksi              Keuangan             Operasional

 

SUB-SISTEM PENUNJANG

Struktur Organisasi
Analisa data statistik internal
Angka-angka standar
Data & analisa akuntansi
Tertib Operasional

 

SUB-SISTEM LINGKUNGAN

Data & analisa ekonomi
Data & analisa produk
Struktur harga & persaingan
Data & anali sa industri

 

Anggaran Komprehensif

Dalam membuat anggaran yang baik seharusnya bersifat menyeluruh yaitu mencakup semua kegiatan yang ada dalam perusahaan, sehingga fungsi-fungsi penganggaran (yakni: pedoman kerja, alat pengkoordinasian kerja dan alat pengawasan kerja) benar-benar dapat berjalan dengan baik pula. Anggaran yang lengkap dan menyeluruh semacam ini sering disebut sebagai anggaran komprehensif (comprehensive budget)

Secara garis besar, isi dari anggaran komprehensif meliputi:

  • Anggaran penaksiran: – anggaran operasional: – sektor penghasilan

– sector biaya

– anggaran keuangan: – keadaan aktiva  (harta)

– keadaan utang

– keadaan modal sendiri

  • Anggaran variable:
  • Analisis statistika dan matematika
  • Laporan anggaran.

 

Kuis :

Coba jelaskan perbedaan antara anggaran perusahaan dengan penganggaran perusahaan?

 

Setelah Anda membaca topik di atas dan menjawab kuis, kami sangat menunggu komentar Anda! Dalam hal ini dengan komentar Anda berarti ada interaksi positif antara tutor dengan mahasiswa, sehingga program tutorial melalui elektonik dapat terwujud dengan baik.

 

Untuk lebih jelas silahkan download link doc, di Konsep Dasar Penyusunan Anggaran

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Penganggaran dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s