Pengaruh Perputaran Tenaga Kerja Terhadap Kepuasan Kerja

pict: slideshare

pict: slideshare

Kepuasan kerja dapat mempengaruhi tingkat perputaran karyawan dan absensi. Perusahaan dapat mengharapkan bahwa bila kepuasan kerja meningkat maka perputaran tenaga kerja dan absensi menurun atau sebaliknya. Hal ini disebabkan karena apabila para karyawan kurang mengdapatkan kepuasan kerja, maka mereka akan cenderung lebih sering absent dan dapat mengakibatkan seringnya keluar masuknya tenga kerja, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi dan menghambat prose produksi karyawan.

Menurut M. As’ad, (Hal 115: 1998) faktor-faktor yang dapat menimbulkan kepuasan karyawan terhadap pekerjaan, yaitu :

  1. Finansial, merupakan salah satu factor mengapa manusia bekerja adalah karena masalah financial. Masalah gaji, bonus, insentif, dan tunjangan dapat membuat karyawan merasa puas.
  2. Fisik, pada pekerjaan yang berupa pembagian kerja berdasarkan usia, jenis pekerjaan, keselamatan kerja, sistem istirahat dan keadaan suasana serta peralatan kerja yang digunaka.
  3. Sosial, hubungan antara atasan dengan bawahan baik dan hubungan antar sesama karyawan yang ahrmonis akan menimbulkan kepuasan kerja dan meningkatkan produktivitas kerja yang maksimal.
  4. Psikologis, kepuasan kerja dapat ditingkatkan melalui perhatian pimpinan terhadap keinginan karyawan, cita-cita, pandangan hidup, sikap karyawan terhadap tugas, dan bakat serta kecakapan yang dimiliki oleh karyawan
Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Audit SDM dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s