Otonomi Daerah

Masih lanjutan inisiasi 5 mata kuliah Perekonomian Indonesia, kalo postingan lalu tentang kemiskinan dilanjutkan artikel tentang pengangguran di Indonesia kali ini tentang otonomi daerah.

  1. Latar Belakang Otonomi Daerah

Kajian Shah dan Qureshi (1994) menunjukkan koefisien ketimpangan fiskal vertikal di Indonesia sebesar 0,19 yang menggambarkan tingkat kemandirian daerah di Indonesia yang rendah. Kondisi seperti di Indonesia tersebut dapat terjadi karena adanya sentralisasi dalam keuangan, seperti sentralisasi sistem perpajakan dengan alasan efisiensi. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , | Meninggalkan komentar

Pengangguran di Indonesia

Masih lanjutan inisiasi 5 mata kuliah Perekonomian Indonesia, kalo postingan lalu tentang kemiskinan, kali ini tentang pengangguran di Indonesia.

Dalam pengertian statistik ketenagakerjaan, angkatan kerja adalah semua penduduk yang berusia 10 tahun atau lebih yang bekerja dan memperoleh penghasilan (income). Dengan adanya program wajib belajar 9 tahun maka definisi ini menjadi tidak cocok lagi dan batas usia minimal untuk masuk kategori angkatan kerja adalah 15 tahun. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , | 1 Komentar

KEMISKINAN DI INDONESIA

Inisiasi 5 dari mata kuliah Perekonomian Indonesia

  • Kondisi Kemiskinan

Persoalan  kemiskinan masih menjadi masalah yang belum selesai sampai tuntas. Perbedaan kemiskinan pada masa lalu dan masa sekrang adalah situasinya dulu hampir semua penduduk Indonesia miskin atau dikenal sebagai share poverty, sedangkan sekarang kemiskinan terjadi di jaman modern dan ditengah-tengah sebagian masyarakat yang berlimpah (affluent society). Ada beberapa indikator yang sering digunakan untuk mengukur kemiskinan, yaitu kemiskinan relatif, kemiskinan absolut, kemiskinan kultural dan kemiskinan struktural. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , | Meninggalkan komentar

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Melanjutkan inisiasi 4 mata kuliah perekonomian Indonesia, untuk versi document word, ada di artikel sebelumnya

John Madeley (2005), menyatakan bahwa para penganjur perdagangan bebas (liberalisasi perdagangan), yang mayoritas berasal dari pemerintah dan perusahaan besar di negara maju, beranggapan bahwa perdagangan bebas dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk dunia. Perdagangan bebas dipercaya dapat memberikan peluang bagi Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , | Meninggalkan komentar

INVESTASI dalam Perekonomian Indonesia

Inisiasi 4, mata kuliah perekonomian Indonesia, inisiasi ini saya bagi 2, untuk selanjutnya di artikel berikutnya tentang Perdagangan Internasionl

Investasi sering juga disebut penanaman modal atau pembentukan modal. Investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang modal atau perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan jasaa yang tersedia dalam perekonomian. Jadi sebuah pengeluaran dapat dikatakan sebagai investasi jika ditujukan untuk menigkatkan kemampuan produksi. Investasi merupakan hal yang penting dalam perekonomian. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , , | Meninggalkan komentar

KEUANGAN NEGARA DAN APBN

Masih lanjutan dari inisiasi Keuangan, klik KEUANGAN DAN PERBANKAN, hanya saja pembahasan lebih pada Keuangan Negara dan APBN

 

APBN sering diartikan sebagai daftar terinci mengenai penerimaan dan pengeluaran suatu negara selama periode satu tahun. Untuk membiayai pencapaian tujuan nasional, pemerintah yang memperoleh amanat dari rakyat, menggali sumber-sumber penerimaan seperti pajak, penggalian sumber daya alam dan laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KEUANGAN DAN PERBANKAN

Masih inisiasi materi kuliah perekonomian Indonesia,

 

Pada periode sebelum krisis yakni tahun 1983 sampai 1997, terdapat beberapa kebijakan perbankan yang berpengaruh luas terhadap perekonomian. Paket kebijakan yang pertama adalah Paket Kebijakan Juni 1983 (Pakjun’83) dan yang kedua adalah Paket Kebijakan Oktober 1988 (Pakto’88). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , , | 1 Komentar

Industrialisasi di Indonesia

Ini adalah lanjutan inisiasi sebelumnya, klik PERTANIAN INDONESIA

 

Industrialisasi di Indonesia mulai berkembang pada pemerintahan rejim Orde Baru yaitu setelah UU No.1 Tahun 1967 tentang investasi asing ditetapkan. Sejak awal dekade 1970-an hingga pertengahan dekade 1980-an pemerintah mengembangkan strategi Industri Substitusi Impor (ISI). Meskipun strategi ISI diharapkan mampu menghemat devisa, namun yang terjadi justru sebaliknya karena pemerintah menekankan pada produksi barang mewah yang berteknologi  tinggi dan padat modal serta sangat tergantung pada pasokan input dari negara maju. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , , , | Meninggalkan komentar

PERTANIAN INDONESIA

Masuk inisiasi 2, mata kuliah Perekonomian Indonesia, Manajemen

  • Perkembangan Pertanian Indonesia

Secara garis besar fase-fase penting perkembangan kondisi, sistem dan struktur pertanian Indonesia adalah sebagai berikut : Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , | 1 Komentar

SISTEM DAN REFORMASI EKONOMI INDONESIA

masuk mata kuliah Perekonomian Indonesia, berikut insisasi 1

Sistem ekonomi adalah cara sebuah negara untuk mengatur jenis produk yang dihasilkan, menghasilkan barang itu dan bagaimana barang tersebut didistribusikan kepada masyarakat. Penentuan sistem ekonomi tidak dapat dilepaskan dari ideologi yang diyakini oleh negara. Pada dasarnya sistem ekonomi  dapat dibagi menjadi dua titik ekstrim yaitu Sistem Ekonomi Kapitalis dan Sistem Ekonomi Sosialis. Pada perkembangannya muncul Sistem Ekonomi Campuran yang menggabungkan kedua sistem ekonomi sebelumnya.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perekonomian Indonesia | Tag , | Meninggalkan komentar